RADAR ISTANA - (05/03) Kasus salah tangkap terjadi di Ujung Ladang Gunung Kerinci. Peristiwa na'as itu menimpa Yoreci (25), Warga Si...
RADAR ISTANA -
(05/03) Kasus salah tangkap terjadi di Ujung Ladang Gunung Kerinci. Peristiwa na'as itu menimpa Yoreci (25), Warga Siulak Gedang RT.01 Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci. Yang ditangkap oleh anggota Kepolisian Sektor Gunung Kerinci.
Yoreci mengungkapkan yang merupakan anak kandung dari Sakirudin ini dianiaya dan dihajar di dalam Kantor Kapolsek Gunung Kerinci. Akibatnya korban mengalami luka Serius lebam dimuka dan dikepala dan dibagian pinggul dan kaki sebelah kiri dengan kondisi sedemikian yang seharusnya dirawat di RS namun malahan orang tuanya yang membelikan obat salap oles untuk anaknya.
Ayah kandung korban mengungkapkan, anaknya dituding atau dituduh telah melakukan pencurian sepeda motor yang terjadi dibukit tengah. Tuduhan sekaligus Laporan ini dibuat oleh Warga Berinisial "A" dari laporan cucunya yang merasa kehilangan unit sepeda motornya. Dari laporan itu, akhirnya Oknum anggota Polsek Gunung Kerinci menangkap Yoreci di Ujung Ladang dikediaman Izon, tanggal 24 Februari sore. Sebelum Yore ditangkap, Oknum yang bertugas di Kapolsek Gunung Kerinci menelfon saya kata Izon " iya benar, Yore berada dirumah saya" ungkap Izon didepan Orang Tua dan Media Radar Istana dan Pengacara Maizarwin SH, "Saat Yore ditangkap saya tidak ada dirumah, Saya sempat ditelepon oleh salah satu petugas Kepolisian yang bertugas di Kapolsek Gunung Kerinci. " ungkap izon
" Yore datang kerumah saya dengan mengendarai sepeda motor berwarna Orange, dan sudah semalaman menginap dirumah saya, dalam keadaan sehat tidak ada bekas pukulan" izon mengungkapkan.
Menurut keterangan korban Begitu ditangkap , korban sedang bangun tidur dalam keadaan sehat dan langsung digelandang ke Kantor Polsek Gunung Kerinci .
Orang tua yoreci tidak tahu bahwa anaknya telah ditangkap oleh oknum Kapolsek Gunung Kerinci. " Saya tidak tahu anak saya ditangkap dan tidak ada surat penangkapan yang saya terima, Sudah semalaman anak saya di Polsek, paginya baru saya tahu bahwa anak saya ditangkap, yang saya dengar dari masyarakat anak saya ditutup pakai karung dan saya langsung datang ke Polsek Gunung Kerinci melihat anak saya dalam keadaan Babak Belur." ungkap orang tua korban.
Karena Keberatan terhadap hal tersebut maka orang tua Korban Meminta Bantuan Hukum Terhadap Pengacara Maizarwin SH untuk mendampingi Kasus Salah Tangkap Tersebut. Menurut keterangan Orang tua Yore , anaknya dipukul oleh Oknum Polsek Gunung Kerinci hingga Babak Belur, bahkan kepala belakangnya dipukul dengan Gagang popor Senpi milik Oknum tersebut, oleh hal tersebut diatas orang tua Yore siap menggandeng Pengacara Sampai KePolda untuk meminta keadilan.(***
Sptr
COMMENTS